MASJID AT TAQWA - Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taqwa Jagalan pada Ahad malam, 1 Maret 2026. Di hadapan para jamaah Ust. Mustakin Ismail, S. PdI menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang menggugah semangat spiritual. Beliau menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum transformasi melalui lima amalan pokok.
Berikut adalah sari pati nasihat yang disampaikan beliau:
1. Menjaga Kesempurnaan Puasa (Ash-Shiyam)
Puasa adalah fondasi utama. Ust. Mustakin mengingatkan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, melainkan "madrasah" untuk mendidik jiwa.
Targetnya jelas: mencapai derajat takwa dengan menjaga lisan dan hati agar pahala puasa tidak menguap sia-sia, beliau menambahkan hadist Nabi : "Barang siapa yang mengerjakan puasa ramadhan penuh dengan keimanan dan keikhlasan akan diampuni dosa-dosannya yang telah lalu.
2. Menghidupkan Malam dengan Shalat Tarawih
Shalat Tarawih menjadi penanda syiar Ramadhan. Beliau mengajak jamaah untuk tidak sekadar mengejar rakaat, tetapi mencari kekhusyukan. Tarawih adalah kesempatan bagi hamba untuk mendekatkan diri kepada Sang Khaliq di saat dunia mulai sunyi, beliau juga menambahkan sabda Rasul :"Barang siapa menegakkan shalat malam (taraweh) penuh keimanan dan keikhlasan akan diampuni dosanya yang telah lalu"
3. Melangitkan Doa Melalui Tadarus Al-Qur'an
Ramadhan adalah bulan Al-Qur'an (Syahrul Qur'an). Ust. Mustakin menekankan pentingnya berinteraksi dengan kitab suci. Tidak hanya soal target khatam, tetapi juga bagaimana ayat-ayat tersebut meresap ke dalam perilaku sehari-hari para jamaah.
4. Memperluas Kemanusiaan dengan Shadaqah
Kedermawanan adalah sifat Rasulullah yang paling menonjol di bulan suci. Beliau memotivasi jamaah untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitar Jagalan. Shadaqah di bulan ini memiliki nilai lipat ganda sebagai pembersih harta dan penyambung tali kasih antar sesama.
5. Itikaf: Menjemput Malam Lailatul Qadar
Sebagai penyempurna, amalan kelima yang ditekankan adalah Itikaf (berdiam diri di masjid dengan niat ibadah).
Ust. Mustakin menutup kultumnya dengan pesan agar jamaah mulai mempersiapkan fisik dan mental untuk memburu keutamaan malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir nanti.
"Ramadhan adalah tamu agung yang singkat kehadirannya. Jangan biarkan ia berlalu tanpa meninggalkan jejak kebaikan dalam diri kita, pungkas Ust. Mustakin Ismail.
Oleh : Suharsono.

0 Komentar