PASURUAN – Pasangan suami istri yang dikenal sebagai sesepuh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pasuruan, H. Soeparno dan Hj. Sudjinami, menjalani pemeriksaan kesehatan penting di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil pada Selasa (4/11/2025). Pemeriksaan ini dilakukan sebulan setelah keduanya mengalami insiden jatuh dari sepeda motor.
Hasil pemeriksaan membawa kabar gembira, Hj. Sudjinami—yang mengalami cedera paling serius dan harus menjalani operasi—menunjukkan perkembangan pemulihan yang signifikan.
Patah Engkel dan Operasi yang Sukses
Insiden kecelakaan tersebut terjadi satu bulan sebelumnya. Meskipun H. Soeparno tidak mengalami cedera serius, Hj. Sudjinami didiagnosis mengalami patah tulang yang cukup rumit pada bagian engkel kaki kanan. Kondisi ini mengharuskan beliau menjalani tindakan operasi di RSUD Bangil.
Pemeriksaan post-operasi terbaru dilakukan di poli ortopedi RSUD Bangil, langsung di bawah penanganan Dokter Hamzah. Menurut hasil pemeriksaan, perkembangan penyatuan patah tulang Hj. Sudjinami menunjukkan tren membaik yang stabil.
"Perkembangan patah tulang sudah membaik dan perlu kesabaran untuk menunggu waktu satu bulan lagi. Insya Allah [kondisi] bisa lebih baik lagi," jelas Dokter Hamzah, memberikan prognosis positif bagi pemulihan beliau.
Dukungan Penuh dari LAZISMU KOTA PASURUAN
Sepanjang proses perawatan intensif dan pemulihan, pasangan sesepuh ini tidak berjalan sendirian. Crew Ambulance LAZISMU Kota Pasuruan turut mengambil peran sentral.
Tim LAZISMU terus mengawal dan mendampingi H. Soeparno dan Hj. Sudjinami dalam setiap tahapan proses perawatan di RSUD Bangil, menegaskan komitmen persyarikatan dalam memberikan dukungan dan pelayanan terbaik bagi sesepuh dan anggotanya.
Pemulihan Hj. Sudjinami, meskipun masih membutuhkan waktu, menjadi cerminan ketahanan pribadi dan solidaritas komunitas yang kuat di lingkungan Muhammadiyah Kota Pasuruan. (*)
Agus Salim

0 Komentar